Beranda » Ekonomi Bisnis » Game Online Penghasil Uang: Main Game, Dapat Cuan!

Game Online Penghasil Uang: Main Game, Dapat Cuan!

Siapa yang tidak ingin menghasilkan uang dari hobi bermain game? Fenomena game online penghasil uang telah menjadi perbincangan hangat, menawarkan peluang menarik bagi para gamer untuk mengubah waktu luang mereka menjadi sumber pendapatan. Namun, apakah semua game online benar-benar bisa menghasilkan uang secara signifikan, dan bagaimana cara membedakan peluang nyata dari janji palsu?

Pertanyaan-pertanyaan ini sering muncul seiring meningkatnya popularitas model bisnis Play-to-Earn (P2E) dan berbagai platform game yang mengklaim dapat memberikan keuntungan finansial. Dari game berbasis blockchain hingga platform esports, spektrum game penghasil uang sangat luas dan beragam. Memahami mekanisme di baliknya, potensi keuntungan, serta risiko yang melekat menjadi kunci untuk memanfaatkan peluang ini secara optimal.

Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai aspek terkait game online penghasil uang, mulai dari jenis-jenisnya, cara kerjanya, hingga tips dan trik untuk memaksimalkan potensi pendapatan. Mari simak penjelasan lengkap dari Hepicar.co.id untuk memahami lebih dalam dunia menarik ini.

Evolusi Game dan Ekonomi Digital

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap hiburan secara drastis, khususnya dalam industri game. Dari sekadar hiburan pasif, game kini bertransformasi menjadi ekosistem ekonomi yang kompleks, memungkinkan pemain untuk berinteraksi, berkreasi, dan bahkan menghasilkan nilai finansial. Evolusi ini didorong oleh beberapa faktor kunci, termasuk adopsi internet yang meluas dan inovasi dalam teknologi pembayaran digital.

Munculnya game online penghasil uang menandai babak baru dalam industri ini, di mana nilai intrinsik item virtual atau waktu bermain dapat diuangkan menjadi aset nyata. Ini bukan lagi sekadar mimpi para gamer, melainkan realitas yang terus berkembang. Konsep ini telah menarik perhatian jutaan orang di seluruh dunia, menciptakan ekonomi mikro yang dinamis di dalam dunia virtual.

Dari Hobi Menjadi Profesi: Sejarah Singkat

Awalnya, game online hanya dikenal sebagai bentuk hiburan semata. Namun, seiring waktu, fenomena jual beli item langka di game seperti Diablo II atau EverQuest mulai muncul di awal tahun 2000-an. Para pemain menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan item yang kemudian dijual kepada pemain lain dengan uang sungguhan. Ini adalah cikal bakal ekonomi game yang lebih terstruktur.

Pada era 2010-an, game esports mulai berkembang pesat, menawarkan hadiah turnamen yang fantastis. Pemain profesional dapat menghasilkan jutaan dolar dari kompetisi, mengubah hobi menjadi profesi yang menjanjikan. Kemudian, dengan munculnya teknologi blockchain dan NFT, model Play-to-Earn (P2E) lahir, memungkinkan kepemilikan aset digital yang terverifikasi dan dapat diperdagangkan secara bebas, membuka pintu baru bagi game online penghasil uang.

Mekanisme Ekonomi dalam Game Online

Ekonomi dalam game online penghasil uang umumnya berputar pada beberapa mekanisme utama. Pertama adalah in-game currency atau mata uang dalam game yang dapat diperoleh melalui aktivitas bermain dan kemudian ditukarkan dengan uang sungguhan atau aset digital lainnya. Kedua adalah non-fungible tokens (NFTs), aset digital unik yang mewakili item, karakter, atau lahan virtual dalam game, yang dapat dibeli, dijual, atau diperdagangkan di marketplace.

Mekanisme ketiga adalah staking, di mana pemain mengunci sejumlah aset digital mereka untuk mendukung jaringan game dan mendapatkan imbalan. Keempat adalah farming, proses berulang untuk mengumpulkan sumber daya atau item langka yang memiliki nilai jual. Semua mekanisme ini saling terkait, menciptakan ekosistem ekonomi yang memungkinkan pemain untuk berpartisipasi dan mendapatkan keuntungan finansial dari aktivitas mereka di dalam game.

Jenis-Jenis Game Online Penghasil Uang

Dunia game online penghasil uang sangatlah luas, mencakup berbagai genre dan platform. Setiap jenis menawarkan mekanisme dan potensi pendapatan yang berbeda, sesuai dengan preferensi dan keahlian pemain. Memahami perbedaan ini penting untuk memilih game yang paling sesuai.

Dari game berbasis blockchain yang inovatif hingga platform esports yang kompetitif, pilihan yang tersedia sangat beragam. Pemain dapat memilih jalur yang paling sesuai dengan gaya bermain mereka, apakah itu mengumpulkan aset, bertarung, atau bahkan sekadar berinteraksi dalam dunia virtual.

Baca Juga :  Aplikasi Penghasil Uang dari Survey: Auto Cuan!

Game Blockchain (Play-to-Earn)

Game Play-to-Earn (P2E) adalah salah satu jenis game online penghasil uang yang paling populer saat ini. Game ini memanfaatkan teknologi blockchain dan NFT untuk memberikan kepemilikan penuh kepada pemain atas aset digital mereka. Contoh paling terkenal adalah Axie Infinity, di mana pemain membiakkan, melatih, dan bertarung dengan makhluk digital bernama Axie, yang merupakan NFT. Pemain dapat menghasilkan token dalam game seperti Smooth Love Potion (SLP) yang dapat ditukarkan dengan mata uang kripto atau uang fiat.

Game P2E lainnya seperti The Sandbox dan Decentraland menawarkan konsep metaverse, di mana pemain dapat membeli, membangun, dan memonetisasi lahan virtual sebagai NFT. Pendapatan bisa berasal dari menyewakan lahan, menjual kreasi digital, atau mengadakan acara virtual. Potensi pendapatan di game P2E sangat bervariasi, mulai dari puluhan hingga ribuan dolar per bulan, tergantung pada waktu bermain, investasi awal, dan fluktuasi harga aset kripto. Misalnya, pada puncaknya di tahun 2021, beberapa pemain Axie Infinity dilaporkan menghasilkan lebih dari $1.000 per bulan.

Esports dan Turnamen Kompetitif

Bagi pemain yang memiliki keterampilan tinggi dan semangat kompetitif, esports menawarkan jalur yang sangat menguntungkan. Turnamen esports, baik lokal maupun internasional, seringkali menyediakan hadiah uang tunai yang fantastis. Game populer seperti Dota 2, League of Legends, Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO), dan Fortnite memiliki ekosistem esports yang sangat besar.

Pemain profesional dapat bergabung dengan tim, mendapatkan sponsor, dan berkompetisi di turnamen berhadiah jutaan dolar. The International (turnamen Dota 2) pada tahun 2021 memiliki total hadiah mencapai $40 juta. Selain hadiah turnamen, pemain esports juga bisa mendapatkan pendapatan dari streaming di platform seperti Twitch atau YouTube, penjualan merchandise, dan kontrak sponsor. Ini membutuhkan dedikasi, latihan keras, dan kemampuan untuk bersaing di level tertinggi.

Platform Game Freelance dan Uji Coba Game

Selain bermain game secara langsung, ada juga peluang untuk menghasilkan uang melalui platform game freelance atau menjadi penguji game. Beberapa platform seperti Upwork atau Fiverr seringkali menampilkan proyek terkait game, mulai dari pembuatan aset game, desain level, hingga penulisan skrip game. Individu dengan keterampilan khusus dalam pengembangan game dapat menawarkan jasa mereka.

Menjadi penguji game (game tester) juga merupakan cara yang valid untuk mendapatkan penghasilan. Perusahaan pengembang game sering merekrut individu untuk menguji game mereka sebelum rilis, mencari bug, dan memberikan masukan. Bayaran untuk penguji game bervariasi, biasanya berkisar antara $10-$30 per jam, tergantung pada kompleksitas game dan pengalaman penguji. Meskipun tidak glamor seperti esports, ini adalah cara yang stabil untuk mendapatkan uang dari industri game.

Strategi dan Tips Memaksimalkan Pendapatan

Untuk berhasil dalam dunia game online penghasil uang, diperlukan strategi yang matang dan pemahaman mendalam tentang mekanisme game. Bukan hanya sekadar bermain, tetapi juga berpikir layaknya seorang investor atau pengusaha. Memaksimalkan pendapatan berarti mengoptimalkan waktu, sumber daya, dan keterampilan yang dimiliki.

Pendekatan yang sistematis akan membantu pemain mengidentifikasi peluang terbaik dan menghindari kerugian. Ini mencakup riset mendalam, manajemen waktu yang efektif, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan pasar.

Riset Mendalam dan Pemilihan Game yang Tepat

Langkah pertama yang krusial adalah melakukan riset mendalam sebelum terjun ke suatu game. Pelajari mekanisme ekonomi game, komunitasnya, tim pengembang, dan proyeksi masa depannya. Pertimbangkan faktor-faktor seperti:

  • Volatilitas Aset: Seberapa stabil nilai aset atau mata uang dalam game?
  • Biaya Awal: Apakah ada investasi awal yang besar diperlukan untuk memulai?
  • Komunitas Aktif: Komunitas yang kuat seringkali menunjukkan proyek yang sehat.
  • Roadmap Pengembang: Apakah ada rencana pengembangan jangka panjang yang jelas?

Pilihlah game yang sesuai dengan minat dan keahlian. Jika mahir dalam strategi, game P2E berbasis manajemen sumber daya mungkin lebih cocok. Jika memiliki refleks cepat, esports bisa menjadi pilihan. Jangan tergiur hanya dengan janji keuntungan besar tanpa memahami risiko dan usaha yang dibutuhkan.

Diversifikasi Portofolio dan Manajemen Risiko

Seperti investasi lainnya, diversifikasi adalah kunci. Jangan hanya terpaku pada satu game atau satu jenis aset. Pertimbangkan untuk menyebar investasi dan waktu bermain ke beberapa game atau aset yang berbeda. Ini dapat mengurangi risiko kerugian jika salah satu game mengalami penurunan nilai atau popularitas.

Manajemen risiko juga sangat penting. Jangan menginvestasikan lebih dari yang siap untuk hilang. Pasar kripto dan NFT sangat volatil, sehingga nilai aset dapat berfluktuasi secara drastis. Tetapkan batas kerugian dan keuntungan, dan disiplin dalam mengikuti rencana tersebut.

Membangun Komunitas dan Peningkatan Skill

Bergabung dengan komunitas game, baik melalui Discord, Telegram, atau forum, dapat memberikan banyak keuntungan. Informasi tentang strategi terbaru, peluang farming yang efisien, atau bahkan peringatan tentang potensi scam seringkali dibagikan di sana. Berkolaborasi dengan pemain lain juga dapat membuka peluang baru, seperti membentuk guild atau tim untuk turnamen.

Selain itu, terus tingkatkan keterampilan bermain. Untuk game P2E, ini berarti memahami metagame, mengoptimalkan strategi farming, atau belajar cara trading aset secara efektif. Untuk esports, latihan rutin, analisis pertandingan, dan belajar dari pemain pro adalah kunci untuk menjadi kompetitif. Semakin mahir seorang pemain, semakin besar peluangnya untuk menghasilkan uang.

Baca Juga :  Plafon KUR 2026: Peluang Modal Usaha UMKM Melejit!

Potensi Pendapatan dan Studi Kasus

Potensi pendapatan dari game online penghasil uang sangat bervariasi, tergantung pada banyak faktor. Tidak ada jaminan pasti, namun beberapa studi kasus menunjukkan bahwa pendapatan signifikan sangat mungkin dicapai. Memahami rentang pendapatan ini dapat memberikan gambaran realistis bagi calon pemain.

Analisis dari beberapa game populer dapat memberikan perspektif yang lebih konkret. Data ini menunjukkan bahwa dedikasi, strategi yang tepat, dan sedikit keberuntungan seringkali menjadi penentu kesuksesan finansial dalam ekosistem game ini.

Rentang Pendapatan dari Berbagai Jenis Game

Pendapatan dari game online penghasil uang dapat berkisar dari nominal kecil hingga puluhan ribu dolar per bulan. Berikut adalah perkiraan rentang pendapatan berdasarkan jenis game dan tingkat keterlibatan:

Jenis Game Tingkat Keterlibatan Perkiraan Pendapatan Bulanan (USD) Catatan
Game P2E (Pemula) 2-4 jam/hari $50 – $300 Membutuhkan investasi awal kecil.
Game P2E (Menengah) 4-8 jam/hari $300 – $1.500 Investasi awal sedang, strategi terencana.
Game P2E (Profesional) 8+ jam/hari $1.500 – $10.000+ Investasi besar, keahlian tinggi, fluktuasi pasar.
Esports (Amatir) Part-time $0 – $500 Bergantung pada hadiah turnamen kecil.
Esports (Semi-Pro) Full-time $500 – $5.000 Hadiah turnamen regional, sponsor kecil.
Esports (Profesional) Full-time $5.000 – $50.000+ Gaji tim, hadiah turnamen besar, sponsor global.
Uji Coba Game Fleksibel $10 – $30/jam Pendapatan per jam, proyek tidak selalu tersedia.

Studi Kasus: Kesuksesan dan Tantangan

Salah satu studi kasus paling menonjol adalah Axie Infinity. Pada puncaknya di tahun 2021, banyak pemain di Filipina, Vietnam, dan negara berkembang lainnya mampu menghidupi keluarga mereka dengan bermain game ini. Dilansir dari laporan CoinDesk pada November 2021, beberapa pemain menghasilkan lebih dari $2.000 per bulan, jauh di atas upah minimum di negara mereka. Namun, penurunan harga token SLP dan AXS pada tahun 2022 menunjukkan volatilitas pasar kripto yang ekstrem, menyebabkan banyak pemain mengalami kerugian atau penurunan pendapatan drastis.

Kasus lain adalah pemain esports seperti Johan "N0tail" Sundstein dari tim OG, yang telah memenangkan lebih dari $7 juta dari turnamen Dota 2 saja, menjadikannya pemain esports dengan penghasilan tertinggi di dunia. Kesuksesan ini tidak datang tanpa kerja keras, dedikasi puluhan ribu jam, dan tekanan kompetisi yang sangat tinggi. Tantangannya adalah mempertahankan performa di puncak dan beradaptasi dengan meta game yang terus berubah.

Singkatnya, potensi pendapatan sangat nyata, tetapi disertai dengan risiko dan kebutuhan akan keterampilan serta dedikasi yang tinggi.

Waspada Penipuan dan Risiko Keamanan

Meskipun game online penghasil uang menawarkan peluang menarik, area ini juga menjadi lahan subur bagi praktik penipuan dan risiko keamanan. Para pemain harus selalu berhati-hati dan melakukan due diligence sebelum menginvestasikan waktu atau uang. Melindungi aset digital dan informasi pribadi adalah prioritas utama.

Memahami modus operandi penipu dan mengambil langkah-langkah pencegahan dapat meminimalkan risiko kerugian yang tidak diinginkan. Lingkungan digital yang terus berkembang membutuhkan kewaspadaan yang konstan.

Modus Penipuan Umum dalam Game P2E dan Kripto

Beberapa modus penipuan yang sering terjadi di antaranya:

  • Rug Pull: Pengembang proyek secara tiba-tiba menarik semua likuiditas dari decentralized exchange (DEX), menyebabkan harga token jatuh ke nol dan pemain kehilangan semua investasi mereka.
  • Phishing: Penipu membuat situs web atau aplikasi palsu yang mirip dengan platform game atau marketplace kripto asli untuk mencuri kredensial atau private key pemain.
  • Ponzi Scheme: Skema investasi di mana keuntungan dibayarkan kepada investor lama menggunakan dana dari investor baru, bukan dari keuntungan proyek yang sebenarnya.
  • Fake NFT Projects: Penjualan NFT palsu atau tidak bernilai yang menjanjikan keuntungan besar, namun pada akhirnya tidak memiliki utilitas atau nilai pasar.

Selalu verifikasi alamat situs web, gunakan two-factor authentication (2FA), dan jangan pernah membagikan private key atau seed phrase kepada siapapun. Perusahaan pengembang game yang sah tidak akan pernah meminta informasi sensitif tersebut.

Keamanan Akun dan Aset Digital

Menjaga keamanan akun dan aset digital adalah tanggung jawab utama setiap pemain. Berikut adalah beberapa langkah penting:

  1. Gunakan Dompet Kripto yang Aman: Pilih dompet hardware (seperti Ledger atau Trezor) untuk menyimpan aset bernilai tinggi, atau dompet software terkemuka dengan fitur keamanan kuat.
  2. Aktifkan 2FA: Selalu aktifkan otentikasi dua faktor di semua akun game, marketplace, dan dompet kripto.
  3. Waspada Link Mencurigakan: Jangan pernah mengklik link yang tidak dikenal atau mencurigakan, terutama yang dikirim melalui email atau pesan pribadi yang mengklaim berasal dari tim game.
  4. Perbarui Perangkat Lunak: Pastikan sistem operasi, browser, dan antivirus selalu diperbarui untuk melindungi dari malware dan kerentanan keamanan.
  5. Pendidikan Diri: Terus belajar tentang praktik keamanan siber terbaru dan modus penipuan yang berkembang.

Kontak Layanan dan Pelaporan

Jika mengalami penipuan atau masalah keamanan, segera hubungi dukungan pelanggan dari platform game atau marketplace yang bersangkutan. Sebagian besar platform memiliki tim dukungan yang dapat membantu dalam kasus seperti akun diretas atau transaksi mencurigakan.

Baca Juga :  Cairkan Duitmu! Cara Withdraw Game Penghasil Uang Mudah

Untuk kasus penipuan yang lebih serius, pertimbangkan untuk melaporkannya kepada pihak berwenang setempat atau lembaga pengawas keuangan yang relevan. Meskipun pemulihan aset kripto yang dicuri seringkali sulit, pelaporan dapat membantu mencegah penipuan lebih lanjut dan memberikan informasi kepada pihak berwenang.

Masa Depan Game Online Penghasil Uang

Industri game online penghasil uang masih berada pada tahap awal perkembangannya, namun potensi pertumbuhannya sangat besar. Inovasi teknologi dan adopsi yang terus meningkat akan membentuk masa depan yang menarik, meskipun juga penuh tantangan. Prediksi dan tren menunjukkan bahwa game akan semakin terintegrasi dengan ekonomi digital yang lebih luas.

Transformasi ini tidak hanya akan mengubah cara orang bermain, tetapi juga cara mereka berinteraksi dengan ekonomi virtual dan dunia nyata. Kesempatan untuk menghasilkan nilai dari aktivitas digital akan semakin meluas.

Tren dan Inovasi yang Akan Datang

Beberapa tren dan inovasi yang diperkirakan akan membentuk masa depan game online penghasil uang meliputi:

  • Interoperabilitas NFT: Kemampuan untuk menggunakan NFT di berbagai game atau metaverse yang berbeda, meningkatkan utilitas dan nilai aset digital.
  • Integrasi AI: Penggunaan kecerdasan buatan untuk menciptakan pengalaman game yang lebih personal, dinamis, dan mungkin juga membantu pemain dalam strategi earning.
  • Model Ekonomi yang Lebih Berkelanjutan: Pengembang akan fokus pada pembuatan model ekonomi P2E yang lebih stabil dan berkelanjutan, mengurangi volatilitas ekstrem yang terlihat pada beberapa proyek awal.
  • Adopsi oleh Merek Besar: Lebih banyak merek dan perusahaan besar akan masuk ke ruang P2E dan metaverse, membawa investasi dan legitimasi lebih lanjut.
  • Regulasi yang Jelas: Pemerintah di seluruh dunia kemungkinan akan mulai mengembangkan kerangka regulasi yang lebih jelas untuk aset kripto dan NFT, yang dapat membawa stabilitas dan kepercayaan lebih besar pada industri ini.

Berdasarkan laporan dari DappRadar pada Q4 2023, jumlah pengguna unik dompet kripto yang berinteraksi dengan aplikasi game blockchain meningkat 12% dibandingkan kuartal sebelumnya, menunjukkan tren adopsi yang positif.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meskipun prospeknya cerah, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Skalabilitas blockchain, pengalaman pengguna yang masih kompleks, dan kebutuhan akan edukasi massal tentang teknologi ini adalah beberapa di antaranya. Selain itu, isu-isu seperti botting dan cheating akan terus menjadi masalah yang perlu ditangani oleh pengembang.

Namun, peluangnya jauh lebih besar. Game online penghasil uang berpotensi untuk:

  • Demokratisasi Akses Ekonomi: Memberikan kesempatan bagi individu di seluruh dunia untuk mendapatkan penghasilan, terlepas dari lokasi geografis atau latar belakang.
  • Inovasi Model Bisnis: Mendorong lahirnya model bisnis baru yang kreatif di persimpangan game, teknologi, dan keuangan.
  • Pemberdayaan Pemain: Mengembalikan kendali dan kepemilikan aset digital kepada pemain, bukan hanya pengembang game.

Masa depan game online penghasil uang adalah tentang bagaimana inovasi dapat diimbangi dengan keberlanjutan dan keamanan, menciptakan ekosistem yang bermanfaat bagi semua pihak.

Kesimpulan

Game online penghasil uang telah berevolusi dari sekadar hiburan menjadi ekosistem ekonomi yang dinamis, menawarkan peluang nyata bagi para gamer untuk mengubah hobi menjadi sumber pendapatan. Dari game Play-to-Earn berbasis blockchain hingga kompetisi esports berhadiah fantastis, spektrum peluang sangat luas. Namun, kesuksesan dalam arena ini tidak datang dengan mudah; dibutuhkan riset mendalam, strategi yang matang, manajemen risiko, dan kewaspadaan terhadap penipuan.

Dengan pemahaman yang tepat tentang mekanisme game, pemilihan platform yang cermat, dan komitmen untuk terus meningkatkan keterampilan, seorang pemain dapat memaksimalkan potensi pendapatannya. Meskipun volatilitas dan risiko tetap ada, tren masa depan menunjukkan bahwa integrasi game dengan ekonomi digital akan semakin mendalam, membuka lebih banyak inovasi dan kesempatan. Penting untuk selalu berhati-hati, terus belajar, dan menikmati perjalanan dalam dunia game online yang terus berkembang ini. Data dan kondisi pasar dapat berubah sewaktu-waktu, oleh karena itu, keputusan investasi atau partisipasi harus didasarkan pada informasi terbaru dan penilaian pribadi yang cermat.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu game online penghasil uang?

Game online penghasil uang adalah jenis permainan video di mana pemain dapat memperoleh aset digital atau mata uang dalam game yang kemudian dapat ditukarkan dengan uang sungguhan atau aset kripto. Ini bisa melalui model Play-to-Earn (P2E) dengan NFT, hadiah turnamen esports, atau pekerjaan freelance terkait game.

Apakah game online penghasil uang itu legal?

Legalitas game online penghasil uang bervariasi tergantung pada yurisdiksi dan jenis game-nya. Di banyak negara, khususnya yang tidak memiliki regulasi ketat terhadap aset kripto, P2E game umumnya beroperasi tanpa batasan hukum spesifik. Namun, di beberapa negara lain, regulasi terkait kripto atau perjudian dapat memengaruhi status legalitasnya. Penting untuk memeriksa peraturan setempat.

Berapa modal awal yang dibutuhkan untuk mulai bermain game P2E?

Modal awal untuk game P2E sangat bervariasi. Beberapa game memungkinkan pemain untuk memulai secara gratis (free-to-play) dengan potensi pendapatan yang lebih rendah, sementara yang lain mungkin memerlukan investasi awal untuk membeli karakter, item, atau lahan virtual (NFT). Investasi ini bisa berkisar dari puluhan hingga ribuan dolar, tergantung pada game dan nilai asetnya.

Bagaimana cara membedakan game P2E yang sah dari penipuan?

Untuk membedakan game P2E yang sah dari penipuan, perhatikan beberapa hal: tim pengembang yang transparan, roadmap proyek yang jelas, komunitas yang aktif dan organik, audit keamanan kontrak pintar, serta model ekonomi yang masuk akal dan berkelanjutan. Hindari proyek yang menjanjikan keuntungan yang tidak realistis atau meminta informasi pribadi yang sensitif.

Apakah semua game online penghasil uang menggunakan kripto dan NFT?

Tidak semua. Meskipun banyak game online penghasil uang modern, terutama yang berbasis Play-to-Earn, menggunakan kripto dan NFT, ada juga metode lain. Contohnya adalah esports yang memberikan hadiah uang tunai langsung, atau platform yang membayar penguji game dengan uang fiat. Namun, tren saat ini menunjukkan dominasi kripto dan NFT dalam model P2E.